Adham Somantrie

Adham Somantrie

Manohara dan Cinta Laura

Posted on 2009-06-03 23:32:46. 3293 views.

Manohara Odelia Pinot
Manohara Odelia Pinot (19) (17) adalah model Indonesia yang cukup tenar dalam seminggu ini, apalagi dengan wajah Daisy Fajarina — ibu kandung Manohara — yang menghiasi layar televisi Indonesia. Kasus kekerasan yang melibatkan Kerajaan Kelantan dari negeri jiran Malaysia ini cukup sensasional di dunia hiburan Indonesia. Namun bukanlah hal ini yang perlu kita perhatikan kali ini. Bukan pula kronologi hilangnya Manohara Pinot.

Cinta Laura Kiehl (15), atau cukup dikenal dengan Cincha Lawrah, juga merupakan salah satu public figure yang populer. Apalagi akhir-akhir ini dengan berita yang sensasional: Foto Cinta Laura sedang dicium oleh teman lelakinya yang bule itu. Tapi, bukan masalah foto Cinta Laura itu yang perlu kita selami saat ini.

Lalu apa yang perlu kita bahas kali ini?

Cinta
Coba diperhatikan. Ada sebuah kesamaan di antara Manohara dan Cinta Laura. Ya, memang mereka adalah perpaduan antara ras Indonesia asli dan ras bule — keduanya memiliki ayah kandung bangsa bule.

Bukan pula soal keturunannya. Tapi soal Bahasa Indonesia mereka!

Cinta Laura terkenal dengan Bahasa Indonesianya yang not good. Dan ternyata Manohara tidak jauh berbeda. Jika Cinta Laura memang lama di luar negeri dan mixing Bahasa Indonesia dengan English. Manohara lebih banyak menggunakan Bahasa Inggrisnya daripada Bahasa Indonesia, even when she was in Indonesia. Ya, ketika dia berada di Endonesah Indonesia, dan diwawancarai oleh stasiun TV nasional Indonesia dengan menggunakan Bahasa Indonesia, dia menjawab dengan Bahasa Inggris. Well, Bahasa Inggrisnya memang bagus, tapi...

Di mana kah nasionalisme mereka? Ah, dasar teenagers!

Tagged in:

Palm Pre Touchstone: Pengisian Baterai Tanpa Kabel

Posted on 2009-06-07 22:18:55. 2706 views.

Palm Pre Touchstone
Palm, Inc. baru saja meluncurkan ponsel cerdas terbarunya yang berbasis pada jaringan CDMA EvDO — Palm Pré — beberapa hari yang lalu. Palm Pre dinilai cukup revolusioner dan inovatif seperti halnya ponsel cerdas Apple: iPhone. Bahkan, Palm Pre juga kompatibel dengan perangkat lunak musik Apple iTunes — walaupun tampaknya pihak Apple tidak menyukai hal ini.

Tapi, yang paling revolusioner adalah Palm Touchstone: perangkat hinggap perangkat labuh (docking station) pengisian daya (charging) untuk Palm Pre. Teknologi Touchstone ini memungkinkan pengisian baterai tanpa menggunakan koneksi kabel. Ya, Anda tidak perlu menyambungkan (nyolokin) Pre menggunakan kabel, cukup letakkan Pre di atas Touchstone — yayaya, ditempelkan.

Pengiriman daya nirkabel bukanlah mimpi lagi. Bahkan mahasiswa Indonesia gosipnya sudah membuat penelitian ini di Singapura (walaupun berakhir dengan buruk). Touchstone mengirimkan daya dari perangkat labuh ke ponsel dengan menggunakan teknologi induksi. Induksi, bukanlah teknologi baru, bahkan siswa sekolahan pun mempelajarinya dalam mata pelajaran Fisika.

Namun, sayangnya teknologi ini tidak diberikan secara cuma-cuma dalam paket standar. Perangkat labuh Palm Touchstone dijual terpisah. Dan untuk menikmati teknologi ini pada Palm Pre, selain menggunakan perangkat labuh Palm Touchstone, Anda juga harus membeli Palm Pre Back Cover yang juga dijual terpisah dari paket penjualan standar. Paket Palm Touchstone dan Back Cover ditawarkan seharga USD 69.99.

Saat ini, Palm hanya akan menjual Pre di Amerika dengan paket dengan layanan seluler operator Sprint seharga USD 199 dengan kontrak selama 2 tahun.

Tagged in:

WWDC '09: MacBook Pro Lebih Murah, iPhone 3G Lebih Murah.

Posted on 2009-06-09 08:39:57. 8696 views.

iPhone 3G S

Ingin MacBook Pro yang lebih murah? Ingin iPhone yang lebih murah? Terwujud pada WWDC '09, Apple memangkas harga MacBook Pro dan iPhone 3G. Ya, berlaku sejak kemarin di Amerika. Tapi, kapan mulai berlaku di Indonesia? Mungkin resesi ekonomi membuat Apple melakukan ini. Tidak hanya lebih murah, tetapi lebih cepat dan lebih baik.

Selamat untuk yang telah tergiur promo potongan harga (cashback) iPhone 3G dari Telkomsel beberapa hari terakhir ini. Karena tadi malam Apple telah memotong harga iPhone 3G 8GB dari USD 199 menjadi USD 99, sementara iPhone 3G 16GB tidak lagi ditawarkan.

iPhone 3G S, adalah pengganti iPhone 3G. Ditawarkan dalam dua kapasitas: 16GB (USD 199) dan 32GB (USD 299). Beberapa pihak menyebut iPhone 3G S dengan iPhone 3G Video. Karena selain kemampuan HSDPA 7,2Mbps kini iPhone juga telah memiliki kemampuan perekaman video dan dilengkapi kamera 3 megapiksel. Secara fisik tidak banyak perubahan, namun kini telah dipersenjatai iPhone OS 3.0!

MacBook memang masih dijual dengan harga USD 999, namun spesifikasi teknisnya ditingkatkan (masih berbasis nVidia dan Core 2 Duo). MacBook kini hanya ditawarkan dalam model plastik putih: tidak ada plastik hitam atau pun aluminium. Dan tetap hanya ditawarkan dalam satu ukuran, 13.3 inci.

MacBook Pro 2009

MacBook Pro? kini harganya ditawarkan mulai dari UDS 1199 saja!

Turun dari USD 1999 menjadi USD 1199? Sebenarnya tidak, MacBook Pro 15 inci memang lebih terjangkau, tetapi hanya dimulai dari USD 1699. Lalu USD 1199 dapat apa? MacBook Pro 13 inci — yang dulu dikenal dengan MacBook Unibody, tetapi tetap mendapat peningkatan spesifikasi: termasuk port FW800. MacBook Pro 13 inci dan 15 inci kini dilengkapi dengan slot SD Card, sementara yang 17 inci tetap ada slot Express Card.

Semua MacBook Pro mid-2009 telah memiliki keyboard dengan iluminasi sebagai standar.

MacBook Air juga kini dengan unibody aluminum enclosure dan spesifikasi yang lebih mumpuni. Juga sedikit lebih murah: mulai dari USD 1499.

Selain jajaran keluarga MacBook, iPhone, dan iPhone OS 3.0, juga ada pratinjau mengenai Mac OS X 10.6 — Snow Leopard. Para pengembang sudah dapat mencobanya, sementara untuk pengguna akan disediakan versi akhirnya pada Q4 2009. Dan, harga upgrade dari Leopard (OSX 10.5) ke Snow Leopard hanya USD 29.

Mau? Mau? Mau?

Tagged in:

Northern Sumatra Red Project 2009

Posted on 2009-06-18 00:12:50. 2563 views.

Northern Sumatra

Akhirnya proyek oranye untuk area Jakarta sudah selesai. Dan saatnya kembali menjadi pengangguran berstatus karyawan — dan tentu saja masih digaji, hahaha! Rencana hunting foto bareng dari PhotoST (komunitas fotografi STT Telkom) untuk ke Gunung Bromo pada 21 - 24 Juni 2009 menjadi cerah. Tapi ternyata eh ternyata, Senin (15/06) kemarin dipanggil lagi sama kontraktor untuk proyek baru: Red GSM and UMTS for Northern Sumatra Area. Sehingga Rabu (17/06) ini saya sudah harus berada di Medan, Sumatra Utara. Dan itu proyek Bromo dibatalkan.

Kontrak proyek merah ini berdurasi enam bulan. Jadi, kemungkinan saya akan berkeliling daerah utara Sumatra ini hingga akhir tahun 2009. Sementara cakupan wilayahnya meliputi NAD dan Sumut. Walaupun untuk area dense urban mungkin hanya di sekitar Kota Medan saja. Tapi untuk setiap dua bulan saya akan kembali ke Jakarta. Dan setiap beberapa minggu mungkin akan pulang ke Dumai via jalur darat. Atau bisa juga berangkat ke Jakarta, tergantung kondisi job load di sini.

PechaKucha? FreSh? ah, tampaknya saya akan absen sampai tahun 2009 berakhir.

Ya, mungkin pulang mudik lebaran akan langsung dari Medan ke Dumai tanpa melalui pulau Jawa — lagian, ngapain muter-muter ke Jakarta dulu?

Hunting foto di sini? oh, tentu saja memungkinkan. Namun saya tidak membawa serta EOS 500 maupun EOS 350D juga lensa-lensa. Hanya SonyEricsson K800i Cybershot dengan perangkat lunak khusus teknik. Tapi rencananya akan hunting bersama Dea dan Mira ke Danau Toba dan sekitar Medan — tentu saja cukup pinjam kamera mereka, hahaha!

Saya dan Poetra juga berencana untuk merayakan BBV Anniversary 2002-2009 untuk para ekspatriat pada 5 Juli nanti. Mungkin turut mengundang komunitas blogger lokal?

Gambar: Google Maps.

Tagged in:

14 Tahun Si Merah Telkomsel

Posted on 2009-06-19 13:42:15. 99984 views.

telkomsel

Dea, Telkomsel.
Telkomsel, atau biasa di sebut dengan Si Merah di kalangan industri telekomunikasi, adalah operator telepon seluler yang selama ini saya gunakan. Memang, katanya orang akan setia dengan suatu merek jika sudah menggunakan dari pertama kali. Saya memang menggunakan Telkomsel simPATI sejak pertama kali menggunakan ponsel. Alasannya?

Tentu saja ada beberapa alasan mengapa saya menggunakan Si Merah ini. Alasan pertama adalah keluarga semuanya menggunakan Si Merah ini, sehingga saya pun menggunakannya. Toh, pada waktu itu, melakukan panggilan telepon ke operator lain dibebani tarif yang sangat mahal. Selain itu, di kota saya, Dumai, hanya Telkomsel lah yang memiliki cakupan yang cukup luas dan bagus (good coverage), sementara dua operator lain bagaikan "melayani dengan setengah hati" — saat itu baru hanya ada tiga penyedia layanan GSM.

Ah, mungkin Anda beranggapan saya fanatik. Saya sendiri tidak tahu, fanatik atau tidak. Tapi saya pernah mencoba beralih penyedia layanan GSM ke beberapa operator lain. Namun karena hal itu lah saya semakin mempertahankan Si Merah ini, teknis layanan kedua operator lain tidak sebaik Si Merah, walaupun mereka menawarkan solusi ekonomis.

Kini, ketika semakin banyak warna-warni menghiasi dunia telekomunikasi di Indonesia. Ada juga dua bendera yang bergabung menjadi Si Kuning. Juga ada beberapa bendera warna baru di dunia GSM: bendera ungu dan hitam. Tetapi, tentu saja bendera-bendera lama ini yang sudah teruji.

Telkomsel memang tidak memberikan tarif termurah, namun relatif tetap ekonomis. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan, apakah Anda membutuhkan kartuHALO, simPATI, atau kartuAs. Pemilihan produk yang tidak sesuai tentunya tidak efektif dan efisien bagi Anda, bahkan membuat Anda tidak produktif.

Apalagi ketika saya semakin mendalami dunia telekomunikasi dan bekerja di dunia ini, saya semakin menyadari reliabilitas dari perusahaan nasional ini. Memang saya sempat mengalami beberapa masalah dengan Si Merah, tetapi tim teknis mereka memberikan solusi yang baik — tentunya, tidak ada layanan yang 100% sempurna. Satu masalah kecil selama delapan tahun menjadi pelanggan tentu masih dapat diterima.

Kualitas layanan Telkomsel Flash melalui simPATI saya pun cukup memuaskan serta harganya yang cukup kompetitif, walaupun bukan yang termurah. Dan satu hal yang menggebrak adalah, Telkomsel berhasil membawa Apple iPhone 3G ke Indonesia. Ya, walaupun harganya belum sesuai untuk kantong saya.

Dan, Telkomsel pula yang membebaskan saya dari Ibukota Jakarta dan membawa saya ke Medan — walaupun hanya untuk enam bulan. Oke, memang saya belum bisa menjadi karyawan Telkomsel, baru sekedar mitra penyedia layanan teknis saja.

Di tengah gilanya kompetisi tarif GSM, juga gebrakan dari CDMA dan FWA (fixed wireless access) — bahkan ada operator GSM yang sampai "segila-gilanya" — Telkomsel bisa bertahan untuk menjadi yang terbaik, namun tetap ekonomis dan produktif. Dengan jumlah pelanggan terbanyak, bisa berarti sebagian besar orang yang akan Anda telepon adalah pelanggan Telkomsel juga. Hal ini lah alasan saya menggunakan Telkomsel: banyak orang yang saya telepon juga menggunakan Telkomsel.

Telkomsel, cukup murah tapi bukan murahan.

Adham Somantrie.
— Pelanggan Telkomsel. 08122xxx966.

PS: Eh iya, buat yang pake Telkomsel, jangan lupa vote blog saya yah — ketik SMS "NGEBLOG 32" kirim ke 3931. Ini polling mulai 21 Juni 2009 sampai 30 Juni 2009. Makasih yah buat SMS-nya, hehehe...

Model: Dea Aditya; Lokasi: Kampus Institut Teknologi Telkom Bandung.
Canon EOS 350D + Sigma 18-125mm. ISO 400, f/8, 1/25s. 2009.

Tagged in:

The Home Project

Posted on 2009-06-19 13:42:21. 2348 views.

Home Project 2009

Home, adalah proyek film dokumenter mengenai rumah kita bersama: bumi. Sekilas, film ini mungkin mirip dengan Earth. Dan, film ini sebenarnya juga dapat ditonton melalui bioskop jaringan 21 Cineplex. Hanya saja, saya mengundur waktu satu hari untuk menonton dan mendapati film ini sudah tidak tayang lagi di semua bioskop jaringan 21 Cineplex.

Padahal, menonton film dokumenter dengan sudut kamera yang indah di layar raksasa bioskop adalah kenikmatan tersendiri bagi para pecinta visual. Dan, menonton Home di 21 Cineplex pada saat itu juga berarti kita menyumbang untuk pendanaan proyek-proyek WWF. Hingga akhirnya saya bersyukur karena film ini juga diluncurkan dalam format DVD, walaupun sebenarnya saya sangat mendambakan dalam format Bluray tapi sayangnya saya belum memiliki perangkat Bluray player dan HDTV maupun monitor yang berkemampuan definisi tinggi.

Sebagai catatan, video dan foto indah dengan sudut pandang menakjubkan ini dilakukan oleh Yann Arthus-Bertrand. Juga tersedia foto-foto yang luar biasa di situsnya untuk dijadikan kertas dinding (wallpaper) komputer Anda.

Film ini bercerita tentang bumi dan kehidupan makhluk hidup di dalamnya: terutama perilaku manusia terhadap kondisi kesehatan bumi. Polusi dan perusakan alam oleh manusia banyak ditunjukkan, juga akibatnya. Namun tentu saja ada solusi yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kehidupan di bumi ini.

Silakan ditonton secara daring di YouTube - Home Project. Atau dapatkan DVD original Home di Disc Tarra. Harganya hanya IDR 39.000,- kok. Masih tega pake bajakan?

Tautan terkait:
Home Official Web
Home by Goodplanet.

Tagged in:

Soocial: Jaringan Sosial Buku Telepon

Posted on 2009-06-28 00:46:53. 2645 views.

Soocial, Sync Your Address Book

Di era kehidupan sosial generasi kedua (social 2.0) ini, buku telepon (phonebook) — atau mungkin lebih tepat buku alamat (address book) karena bukan hanya nomor telepon saja, bisa juga email atau yang lainnya — adalah hal yang cukup penting. Jika dulu kapasitas penyimpanan nomor telepon di ponsel hanya 50 atau 100 saja sudah mencukupi, saat ini kapasitas minimal adalah 500 entri. Dan kini pun orang-orang juga suka memiliki banyak nomor telepon. Apalagi dengan semakin banyaknya pengguna telepon, tentu saja nomor telepon akan semakin panjang — dan semakin sulit untuk dihafalkan, di samping gaya hidup manusia yang semakin malas menghafal nomor dan alamat.

Belum lagi alamat email. Walaupun kita bisa memilih sendiri alamat email sesuai kemauan kita (nama kita sendiri misalnya), namun karena nama bersifat redundan maka akan banyak orang yang menginginkan satu alamat email tersebut. Maka dari itu, manusia semakin kreatif memodifikasi namanya untuk alamat emailnya. Komputer penyedia email pun semakin 'kreatif' dengan menambahkan angka-angka pada alamat email tersebut untuk ditawarkan.

Soocial.com
Maka dari itu, kini sebagian besar orang tergantung dengan buku alamat ini. Dalam bentuk digital, karena kuantitas yang besar lebih gampang diatur secara digital. Buku alamat itu antara lain terdapat di ponsel, di komputer, juga di web penyedia layanan email. Tidak mustahil jika satu orang memiliki banyak buku alamat (di komputer, di ponsel, dan di perangkat lainnya). Tentunya bukanlah perkara gampang untuk membuat beberapa buku alamat tersebut menjadi sinkron — memiliki data yang sama.

Untuk sinkronisasi dua arah antara ponsel dan komputer bukanlah hal yang aneh. iSync misalnya, mampu melakukan sikronisasi antara Mac dan ponsel melalui koneksi USB atau pun melalui koneksi nirkabel bluetooth. Namun jika Anda menggunakan banyak komputer, tentunya hal ini akan sedikit sulit. Layanan sinkronisasi berbasis internet menjadi salah satu alternatif solusinya. Namun, dengan syarat: semua perangkat Anda harus terhubung dengan internet. Tapi, pada saat ini hampir semua perangkat elektronik dapat terhubung dengan internet.

Apple menawarkan layanan MobileMe yang salah satu fiturnya adalah sinkronisasi data buku alamat. Namun ada juga alternatif gratis lainnya, yakni Soocial. Soocial mampu terhubung dengan Mac, PC Windows, ponsel (Nokia, SonyEricsson, dan beberapa merk besar lainnya), bahkan Google Mail. Dukungan untuk Blackberry pun sedang dalam proses pembuatan.

Jika Anda memiliki masalah dengan sinkronisasi buku alamat pada perangkat Anda, Soocial bisa dicoba. Satu hal yang menarik: Soocial dapat dipergunakan secara gratis!

— Adham Somantrie. 2009.

Tagged in:

Site Search

Loading...

Ads

short url service Edward Forrer 30% Off Discount Wadezig! Internet Sehat

Nike+