Adham Somantrie

Adham Somantrie

After Sahur Syndrome Effect

Posted on 2005-10-10 16:22:06. 2241 views.

Bulan puasa telah datang, Marhaban Yaa Ramadhan. Bulan istimewa, tentu saja pola aktifitas juga berubah jadi istimewa. Tentu saja selalu ada aktifitas yang menarik untuk dilakukan setelah sahur.

Mulai dari jalan-jalan keliling kompleks atau keliling kota, nongkrong, chatting atau browsing, atau juga hanya dengan tidur. Ada juga yang mengisi waktu setelah sahur dengan main game. Di jaringan lokal kompleks kami biasanya dihiasi dengan peperangan dalam Warcraft 3, dotA.

Pertempuran Warcraft 3 dotA itu sendiri bisa memakan waktu hingga 2 jam lebih. Sehingga bisa dikategorikan lebih dari cukup untuk menghabiskan waktu setelah sahur. Malahan kadang-kadang jadi lupa kalo ada kuliah pagi, hahahahaha...

Selain aktifitas-aktifitas tersebut, ada juga yang menghabiskan waktu dengan menonton siaran televisi. Boleh disebut sebagai 'Prime Time', stasiun televisi berlomba-lomba untuk menyajikan siaran terbaik pada jam-jam tersebut. Berbagai artis (kebanyakan sih pelawak) papan atas digaet untuk meningkatkan rating tayangan. Semua acara dibuat live. Namun ada juga stasiun televisi yang cuma menayangkan acara yang kurang menjual, seperti infotainment. Sahur kok nonton infotainment?

Ketidakhadiran 'Komeng' selaku model dari 'Jupiter Jet' yang selalu ditunggu-tunggu pemirsa setiap bulan ramadhan cukup mengecewakan. Karena seperti yang kita tahu, dia selalu hadir setiap sahur dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun ada sedikit kabar gembira, bahwa Vincent dan Desta Club80's kini kembali hadir ditengah-tengah kita dalam acara sahur di stasiun TV7. Setelah 'dipecat' dari MTV Bujang beberapa bulan yang lalu, mudah-mudahan acara ini dapat mengobati kerinduan para penggemar mereka.

Tagged in:

Gerakan Mudik Nasional

Posted on 2005-10-31 22:59:25. 2038 views.

Mudik, suatu budaya yang telah menjadi tradisi setiap umat muslim dalam menjelang Idul Fitri. Namun tradisi ini (sepertinya) hanya ada di Indonesia (dan sekitarnya, Malaysia misalnya, mungkin?). Mungkin karena orang Indonesia banyak yang merantau untuk mencari kehidupan yang lebih baik, sehingga meninggalkan kampung halamannya. Atau juga, bagi yang terlahir sebagai "perantauan". Setelah hampir setahun hidup di kota, akhirnya di Hari Kemenangan ini kembali mudik atau pulang kampung untuk melepas segala kerinduan. (tapi ada juga yang kebalikannya, pulang dari desa ke kota.)

Yah, mudik memang menjadi fenomena tersendiri di negara Indonesia. Orang rela melakukan apapun agar bisa mudik. Bahkan, segala uang yang dikumpulkan selama setahun dengan segala susah payah pun rela dikorbankan hanya untuk bertemu sanak saudara di kampung.

Aku sendiri baru tahun ini "merayakan mudik" di Pulau Jawa. Kalo biasanya pulang ke Dumai, tahun ini mudik ke Jogja (mudik?) setelah lebaran baru mudik (yang sebenarnya) ke Dumai. Kalo biasanya cuma ngeliatin di tipi suasana mudik di stasiun kereta, tahun ini bisa ngerasain secara "live" =P Gimana rasanya mudik. Yah itung-itung turut mensukseskan Gerakan Mudik Nasional 2005. hehehehe.

Sorry nih, selama aku di Jogja agak susah untuk mendapatkan koneksi internet. Secara di dekat rumah gak ada warnet (plus gak ada kendaraan, jalan jadi males). Koneksi via PSTN pun menjadi masalah karena hanya mau tersambung pada 14.4kbps saja (itu pun gak stabil, buka google aja gak bisa). Akhirnya bela-belain pake Flexi juga, walaupun tarifnya gila-gilaan. Itu juga udah bersyukur karena sinyalnya juga pas-pas-an. Stress juga nih gak ada koneksi, biasanya koneksi selalu standby 24 jam. Apa karena aku udah internet-addicted?

Akhir kata, aku turut mengucapkan "Minal aidin wal faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1426H"

Tagged in:

Site Search

Loading...

Ads

short url service Edward Forrer 30% Off Discount Wadezig! Internet Sehat

Nike+